Materi Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 6 SD

  السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Kerja Sama Negara ASEAN di Bidang Sosial Budaya



    Suatu negara tidak akan dapat hidup sendiri tanpa bantuan atau kerja sama dengan negara lain. Indonesia sebagai negara yang diakui negara-negara di dunia juga menjalin hubungan kerja sama dengan negara lain. Indonesia bersama negara-negara tetangga menjalin kerja sama yang saling menguntungkan. Indonesia bersama negara-negara di Asia Tenggara membentuk suatu organisasi, yaitu ASEAN (Associated of South East Asian Nation). ASEAN artinya perhimpunan bangsa-bangsa Asia Tenggara atau disingkat Perbara.

    Kerja sama negara-negara ASEAN meliputi beberapa bidang. Salah satunya kerja sama di bidang sosial budaya. Pada awal terbentuknya ASEAN, kerja sama dalam bidang sosial budaya disebut sebagai kerja sama fungsional. Istilah kerja sama fungsional muncul pertama kali dalam Deklarasi Manila, 15 Desember 1987.

    Faktor yang mempengaruhi kerja sama negara-negara anggota ASEAN:
  1. Sumber daya alam.
  2. Berada dalam wilayah yang sama, yaitu Asia Tenggara
  3. Ilmu pengetahuan dan teknologi.
    Kerja sama negara-negara anggota ASEAN dalam bidang sosial:
  1. Penanggulangan bencana alam.
  2. Meningkatkan kesejahteraan sosial dan pembangunan negara-negara ASEAN.
  3. Melindungi hak-hak dan keadilan sosial penduduk negara-negara ASEAN.
  4. Meningkatkan kualitas sarana kesehatan negara-negara ASEAN.
  5. Meningkatkan perlindungan sosial terhadap seluruh penduduk negara-negara ASEAN.
     

    Kerja sama negara-negara ASEAN dalam bidang budaya:

  1. Meningkatkan jumlah tenaga ahli yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
  2. Memberikan bantuan untuk meningkatkan kemampuan para ahli dalam mengembangkan sebuah kemampuan.
  3. Kerja sama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar memiliki daya saing dunia.
  4. Menyelenggarakan kegiatan olahraga internasional (Sea Games) yang diikuti oleh semua negara anggota ASEAN.
  5. Mengenalkan budaya khas masing-masing negara dalam rangka meningkatkan solidaritas masyarakat ASEAN.
  6. Pertukaran pelajar antar negara-negara ASEAN.


Menlu Hillary Clinton Promosikan Angklung ke Dunia

Menjelang akhir pertemuan ke-44 Menteri Luar Negeri ASEAN, tepatnya pada tanggal 22 Juli 2011 malam di Hotel Nusa Indah Bali, diselenggarakan acara makan malam. Acara tersebut dihadiri lebih dari 50 menteri luar negeri. Tampak menteri luar negeri

Amerika Hillary Clinton dan menteri luar negeri dari negara-negara ASEAN, China, Rusia, Uni Eropa, peninjau, dan tamu dari berbagai negara lain. Tentu saja berbagai makanan tradisional dihidangkan, dan berbagai kesenian daerah ditampilkan, seperti tari-tarian tradisional Jakarta, Bali, dan Aceh. Sebagai acara puncak adalah penampilan angklung interaktif oleh Saung Mang Udjo. Semua hadirin dibagikan angklung berbagai tangga nada, kemudian memainkannya bersama-sama dengan dipimpin oleh Daeng Udjo. Tampak semua undangan berbahagia. Mereka dihadiahi angklung yang baru saja mereka mainkan sebagai tanda-mata dari Indonesia. “It’s for you, a souvenir from Indonesia”, kata Daeng Udjo sang komandan.

Malam yang berkesan itu sangat membantu dalam menciptakan iklim yang kondusif. Malam tersebut membuat pertemuan para menteri luar negeri ASEAN dan berbagai pertemuan bilateral lainnya berlangsung sukses. Foto Ibu Hillary Clinton-pun menghiasi berbagai surat kabar di dunia. Berkat angklung, Bu Hillary Clinton-pun menjadi duta Indonesia.

 






Komentar