Materi Bahasa Indonesia Kelas 6 SD

   السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Menentukan Informasi Penting dalam Teks Eksplanasi

            Apakah teman-teman tahu apakah itu teks ekplanasi? Eksplanasi memiliki arti penjelasan atau keterangan. Jadi, teks ekplanasi adalah sebuah jenis teks berisikan penjelasan secara detail tentang suatu tema berkaitan dengan fenomena alam, sosial, dan lainnya yang dapat berlangsung atau terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Teks eksplanasi memiliki fungsi sosial menjelaskan atau menganalisis proses muncul atau terjadinya sesuatu. 

            Teks eksplanasi bertujuan memberikan informasi secara detail, jelas, dan lengkap kepada para pembaca terkait suatu fenomena. Kejelasan struktur teks eksplanasi membuat kita lebih mudah  dalam menemukan informasi penting yang terkandung di dalamnya. Teks eksplanasi mempunyai tiga struktur yang membangunnya agar menjadi satu kesatuan yang utuh. Berikut diuraikan struktur teks ekplanasi.

  1. Pernyataan umum, berisi pernyataan umum mengenai topik yang akan dijelaskan proses-proses    terjadinya atau proses keberadaan.
  2. Urutan sebab atau akibat penjelas, berisi mengenai detail penjelasan proses terjadinya yang disajikan secara urut atau bertahap dari yang paling awal hingga yang paling akhir.
  3. Interpretasi, berisi tentang kesimpulan mengenai topik yang telah dijelaskan.

Berikut ini contoh teks eksplanasi tentang bencana alam (gempa bumi) :

Pernyataan Umum :

Gempa bumi merupakan getaran atau goncangan yang terjadi karena pergeseran atau pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari dasar permukaan bumi.

Peristiwa alam ini sering terjadi di daerah yang berada dekat gunung berapi atau gunung yang masih aktif dan di daerah yang dikelilingi lautan yang sangat luas.

 Penjelasan Sebab Akibat :

Gempa bumi terjadi karena pergesaran atau gerakan lapisan dasar bumi dan letusan gunung berapi yang sangat dahsyat. Selain itu, gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang sangat besar bagi lingkungan sekitarnya.

Getaran gempa bumi yang sangat besar dan merambat ke segala arah sehingga dapat meratakan bangunan dan menimbulkan korban jiwa. Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkkan menjadi dua jenis, yaitu gempa vulkanik dan gempa tektonik.

Gempa tektonik terjadi karena lapisan kerak bumi menjadi lunak sehinggal mengalami pergeseran atau pergerakan. Teori “Tektonik Plate” menjelaskan bahwa bumi kita ini terdiri dari beberapa lapisan buatan.

Sebagian besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung dilapisan, seperti halnya salju. Lapisan ini bergerak sangat lambat sehingga terpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lain.

Itulah yang menyebabkan mengapa gempa bumi dapat terjadi. Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi dikarenakan adanya letusan gunung berapi yang sangat besar. Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi dibandingkan dengan gempa tektonik.

Interpretasi :

Gempa dapat terjadi kapan saja tanpa mengenal musim. Meskipun demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi ditempat-tempat tertentu saja, seperti pada perbatasan plat Pacifik. Tempat ini dikenal dengan lingkaran api karena banyak terdapat gunung berapi.








Komentar